Makalah PKN
GLOBALISASI
DI SUSUN
OLEH:
NAMA
:ZUHROTUL AZIZAH
NPM : 1311090059
FAKULTAS : TARBIYAH
JURUSAN : PENDIDIKAN FISIKA
KELAS : A
FAKULTAS
TARBIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGRI RADEN INTAN
BANDAR
LAMPUNG
2013
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Globalisasi
adalah sebuah fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam
masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu.Kehadiran
teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses
globalisasi ini.globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan.
Globalisasi
menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus di jawab
,dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan
.globalisasi adalah proses dimana berbagai perstiwa ,keputusan dan kegiatan
dibelahan dunia yang dapat membawa konsekuensi pada setiap individu.
2.1 Rumusan
Masalah
Adapun rumusan masalah yang hendak dikaji dalam makalah ini yaitu sebagi berikut:
1.
Apa
pengertian dan latar belakang gobalisasi?
2.
Apa
saja tantangan dan ancaman indonesia menghadapi globalisasi?
3.
Bagaimana
memperkuat daya tahan dan daya saing bangsa?
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
dan Latar Belakang
Globalisasi
saat ini sudah melanda dunia,termasuk indonesia.Pengertian globalisasi adalah
masuknya atau meluasnya pengaruh dari suatu negara dalam pergaulan dunia.Proses
globalisasi mengandung implikasi bahwa suatu aktifitas yang sebelumnya terbatas
jangkauannya secara nasional,secara bertahap berkembang menjadi tidak terbatas
pada suatu negara(borderless).Globalisasi dalam budaya misalnya misalnya
melalui media Tv dan internet,budaya barat dalam bentuk cara berpakaian dan
pergaulan telah diikuti trennya di Indonesia .Globalisasi dalam bidang
ekonomi juga sudah berkembang
lama,penanaman modal asing sudah banyak diindonesia misalny PT.
Freeport,citibank,telkom dll.
Globalisasi
dalam politik juga memberikan pengaruh kepada Indonesia dalam rangka demokrasi
dan pelaksanaan good governance.Globalisasi
melaluli berbagai media informatika yang semakin canggih menyebabkan berbagai
pesan,kreasi,peristiwa,tontonan dan pemikirang yang berkembang serta semakin
maju.sayangnya, proses globalisasi ini
hanya berjalan sepihak saja untuk negara yang berkembang termasuk
indonesia.oleh sebab itu untuk menghadapi tantangan globalisasi yang semakin
banyak dan kompleks diperlukan ide-ide yang kreatif.
Dalam
era globalisasi dewasa ini,tidakkah mungkin suatu negara hidup dan membangun kemajuan dalam proses mengisolasi
diri.Pengaruh teknologi informasi,industri,perdagangan uang dan komoditas antar
bangsa dan negara merupakan suatu kenyataan yang saat ini terjadi dan suka
tidak suka kita harus hidup dengan kondisi seperti sekarang ini.Dalam rangka
memperkuat daya saing bangsa dalam globalisasi, Jusuf kalla(2005) menyatakan
bahwa globalisasi di jelaskan sebagai kemauan bekerja keras,kemauan dan
kemampuan mengolah sumber daya alam,serta
kemampuan dan kompetisi yang dihasilkan oleh pendidikan dan belajar
serta tekun dan ulet.Dimana dapat memperkuat kepercayaan sosial yang merupakan
modal dasar untuk sanggup bekerjasama.
Menurut
Jusuf kalla globalisasi yang menunjukkan
kerja keras,disiplin,dan mengembangkan teknologi yang berorentasi ke depan akan membuat negara
maju.
Globalisasi juga
menunjukkan bahwa kerja
keras,disiplin,dan mengembangkan teknologi
yang berorentasi ke depan akan membuat sebuah negara maju. Jusuf kalla memberikan contoh korea selatan dan
ghana.pada tahun 1960 an kedua negara tersebut mempunyai taraf ekonomi yang
sama yakni mereka sama-sama masuk dalam negara berkembang ,namun 40 tahun
kemudian perbedaan diantaranya ibarat
langit dan bumi.korea selatan berubah menjadi negara ekonomi maju sementara ghana masih seperti sebelumnya
yakni negara berkembang.penyebab tidak lain adalah masalah budaya ,bangsa korea
mampu membangun kebangsaannya menjadi bangsa yang disiplin,mau bekerja
keras,dan tidak ketinggalan dengan negara lain.kKeterbatasan sumber daya ala
tidak membuat mereka menyerah tetapi berusaha keras untuk maju.kita sekarang
tinggal memilih ,mau mengikuti jejak bangsa korea atau ghana.
2.2 Tantangan
dan Ancaman Indonesia Menghadapi
Globalisasi
2.2.1 Tantangan dan Ancaman
Tantangan dan Ancaman Globalisasi terbagi menjadi
beberapa bagian sebagai berikut:
a)
Nasionalisme
dan Internasionalisme
Sejak
pertengahan abad ke-20 ini tidak ada
ideologi yang lebih populer di
Asia,Afrika dan Amerika Latin dibandingkan Nasionalisme.dimana dengan modal
nasionalisme ini berbagai negara dikawasan
tersrbut dapat merebut kembali kemerdekaannya.karena imperealisme
disejajarkan dengan kapitalisme,maka sebagai antitesa negara-negara yang baru merdeka itu,pada umumnya menerapkan sistem ekonomi yang
sosialitis,dan sistem politiknya demokrasi
yang disesuaikan dengan kondisi mereka masing-masing.Berbeda dengan yang
terjadi pada tahun 1970 an dimana negara-negara yang baru merdeka (seperti
Indonesia)memakai sistem ekonomi yang
berdasarkan mekanisme ekonomi pasar yang
terkendali.perubahan sistem ekonomi pasar ini ternyata telah membuahkan hasil
berupa kebangkitan ekonomi,antara lain asia timur dan asia tenggara .
Dari
sudut pandang ekonomi,saat ini kekuatan ekonomi eropa barat dan amerika
cenderung menurun dan semakin tertandingi oleh negara-negara asia timur dan asia tenggara, tetapi bidang
militer dan sistem tata nilai supremasi tetap berada di tangan mereka .Sistem
tata nilai eropa barat dan amerika pada dasarnya berakar dari sumber yang sama,yang dikenal
dengan sebagai western civilization.
Globalisasi telah mengubah wajah negara
berkembang dan indonesia pada khususnya. Sistem perekonomian yang dulunya
sosialis menjadi pasar terbuka.Perubahan sistem pasar ini disebabkan oleh
adanya interaksi indonesia dengan negara-negara barat .Perubahan lain adalah
nilai dan sikap nasionalisme.Globalisasi telah membuat semangat
nasionalisme menurun,sebab setiap orang
berusaha memaksimalkan kepuasannya dan dapat dinegara mana saja berdasarkan
kompetensi dan komitmennya.
b)
Budaya
Barat dan Budaya Indonesia
Pertanyaan
kritis yang sangat relevan adalah nilai-nilai apakah yang dapat disebut khas
indonesia.dari berbagai literatur dan pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat
,berbangsa dan bernegara,sekurang kurangnya ada tiga konsep yang mencerminkan khas
indonesia ,yaitu musyawarah,mufakat,dan
gotong royong.jika demikian halnya,persoalannya adalah bagaimana kita
menyublimasikan nilai-nilai khas indonesia tersebut kedalam tataan nilai
universal.Disisi lain budaya barat adalah demokratis dan individualisme.Perkembangan
globalisasi juga telah mempengaruhi indonesia,dimana sikap individualistis
telah masuk,sehingga mengurangi semangat gotong royong dan tolong menolong.
c)
Industri
dan Pertanian
Indonesia
dikenal dengan budaya agraris,dimana 48%
penduduknya hidup di sektor pertanian
,produk utama indonesia adalah produk pangan untuk kebutuhan dalam negr
i,produk perkebunan dan hasil hutan,serta perikanan yang di ekspor.produk
perkebunan yang banyak di ekspor seperti kelapa sawiat, karet,teh dan kayu
sedangkan negara barat berkembang dalam
hal industri dan jasa,seperti industri elektronika dan jasa keuangan. Globalisasi juga mempengaruhi
perekonomian indonesia ,negara-negara barat telah merelokasi industrinya ke
negara berkembang seperti indonesia untuk industri elektronika dan
tekstil.globalisasi telah mengubah secara bertahap wajah indinesia dari
pertanian menjadi industri.
2.2.2 Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi.
Globalisasi
memang memunculkan ke kwatiran yg luas bahwa kedaulatan suatu negara akan digerogoti.oleh
sebab itu pemerintah harus mengakui dan bekerja disuatu lingkungan dimana
sebagian besar penyelesaian masalah
harus dirumuskan dengan memerhatikan dunia global.Agar mampu bersaing dalam era
globalisasi ,maka efesiensi dalam skala global harus menjadi acuan
utama.Efesiensi yang dimaksudkan adalah
baik secara nasional (efisiensi alokatif),sektoral ,maupun pada tingkat
perusahaan (mikro).Efesiensi yang tingg,baik nasional,sektoral,dan
perusahaan,akan memperkuat daya saing.karena produk dan jasa indonesia
mempunyai keunggulan kompetitif dan komparatif.
a.
Menghadapi
Globalisasi Ekonomi
Dalam
bidang ekonomi,globalisasi mengandung makna bahwa semua hambatan pada transaksi
perdagangan barang maupun jasa ,pergerakan manusia dan investasi antara negara
secara bertahap akan dikurangi bahkan dalam jangka waktu tertentu akan
dihapus.Globalisai ekonomi adalah proses liberalisasi ekonomi dalam skala
modial(berkaitan dengan seluruh dunia) sehingga menyebab kan barang dan jasa
bebas masuk dan keluar negara tanpa rintangan,baik yang bersifat tarif maupun
nontarif.
Dengan
perkembangan seperti itu maka pasar disetiap negara mengalami proses internasionalisasi,yang
ditandai dengan kompetensi antar pesaing dari berbagai negara.dimana setiap
negara harus berlomba agar produknya tetap laku dan untuk ini tidak ada pilihan
lain kecuali bersaing dalam harga,kualitas,dan syarat-syarat jual beli lainnya.Sejalan
dengan arah perdagangan internasional yang lebih bebas arus modal dan infestasi antar negara pun
bergerak lebih bebas dan mengalir kenegara-negara yang dallam jangka panjang lebih aman serta
memberikan keuntunggan lebih besar.Karenanya setiap negara berlomba menciptakan
iklim yang semakin kondusip untuk investasi baik bagi investasi dalam negri
maupun luar negri.
Berbagai faktor yang perlu diperhatikan oleh masyarakat dan bangsa indonesia dalam globalisasi ekonomi adalah :
a) Menjaga kestabilan politik dalam jangka panjang,
sehingga
menjamin kepastian hukum untuk investasi.
b) Menjaga kestabilan ekonomi makro (economic
fundamentals), dengan menstabilkan nilai tukar rupiah dan suku
bunga,mengoptimalkan fungsi Bank Indonesia, dan melakukan koordinasi dengan
otoritas fiskal.
c) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yaitu :
kompetensi dan komitmen melalui demokratisasi pendidikan.
d) Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta
mengaplikasikannya pada kehidupan bermasyarakat.
e) Memperbaiki prasarana ekonomi
f) Meningkatkan kemampuan kewirausahaan
g)
Menyediakan
lembaga-lembaga ekonomi yang modern(seperti perbankan, pasar modal, dan
lain-lain).
h)
Membiasakan
masyarakat terhadap terjadinya perubahan.
i)
Memastikan
penegakan hukum (law enforcement)
j)
Mengeksploitasi
sumber daya alam secara proporsional.
b.
Menghadapi Globalisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Tidak
dapat disangkal bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu kunci
kemajuan suatu bangsa, bahkan peranannya akan semakin dominan. Untuk menghadapi
globalisasi IPTEK, maka pokok pikiran program teknologi dalam Matriks Nasional
Riset dan Teknologi meliputi lima bidang, yaitu :
1. Kebutuhan Dasar Manusia; sebagai unsur mempertahankan
dan mempertinggi nilai manusia sebagai potensi pembangunan nasional.
2. Sumber Daya Alam dan Energi; karena manusia
membutuhkan sumber daya ini sebagai bahan dan sarana
produksi.
3.
Industrialisasi;
karena manusia membutuhkan industri untuk menghasilkan berbagai barang dan
jasa, di samping kebutuhan dasarnya,
guna meningkatkan
kualitas hidupnya.
4.
Pertahanan/Keamanan; karena manusia perlu mempertahankan dirinya, sesamanya, dan miliknya terhadap
ancaman-ancaman dan mengingat bahwa berbagai hasil teknologi pertahanan/
keamanan dapat digunakan juga untuk segi-segi selain pertahanan/keamanan.
5. Sosial, Ekonomi, Budaya, dan
Falsafah; sebagai segi-segi kehidupan yang mendasari dan
mendukung keempat bidang
sebelumnya,manusia dalam memenuhi kebutuhan dasarnya, memanfaatkan
sumber daya alam dan energi, menjalankan industrialisasi, dan
pertahanan keamanan akan selalu diarahkan
oleh pengetahuan ekonomi, analisis sosial, budaya, dan falsafahnya.
c.
Menghadapi
globalisasi dalam etika dan efisiensi
Manusia
pada dasar nya di ciptakan Tuhan untuk bersosial tentunya mereka tidak berdiri
sendiri tetapi telah terjadi proses saling mempengaruhi melalui berbagai media
dan lingkungan lain, proses ini tidak berjalan antara manusia dan manusia saja
tetapi juga dipendagaruhi oleh barang atau keadaan yang diciptakanya
sendiri.etika sosial merupakan ketentuan atau sistem yang bagaimana puncnggih
nya akan mengandung kelemahan dalam konotasi
yang negatif.Etika sosial adalah sebagai suatu kekuatan dari diri
sendiri yang akan membatasi perilaku manusia dan memegang peranan penting jika
seseorang/kelompok memegang peranan yang menentukan nasib orang
lain(Pemimpin).sebagai contoh adalah
negara seperti amerika serikat,jepang dan eropa barat dimana negara tersebut
mengalami dekadensi moral,namun etika
sosial para pemimpin tetap dipegang teguh dan hal ini berkat adanya
pengawasan masyarakat yang memadai.
Relevasi
elika sosial dan efesiensi dapat digambarkan secara sederhana .Jika seorang
pemimpin menyalahgunakan kewenagan yang dimilikinya,pasti akan terdapat
korban,hal ini karena kewenangan yang dimiliki bersifat publik,maka publiklah
yang dirugikan yang pada gilirannya akan
meningkatkan biaya ekonomi nasional (tidak efesien).
Bagi indonesia
penegakkan ahklak inu semakin menjadi
penting karena masyarakat kita pada hakikatnya bersifat paternalistis,yaitu
suatu masyarakat yang banyak berorientasi ke atas.selain itu penegakkan dan
pengalaman akhlak secara taat asas dalam pemerintahan dan dunia usaha
merupakansalah satu prasaarat dalam upaya kita untuk mengesahkan kemiskinan
serta mengurangi kesenjangan di berbagai bidang.beberapa yang pelu diperhatikan
dalam meningkatkan etika;
a.
Menyusu
kode etik profesi yang sesuaidengan karakterdan budaya bangsa
b.
Meningkatkan
iman dan ketakwaan kepada Tuhan YME sebagai landasan dalam berfikir dan
bertindak.
c.
Mengembangkan
kepribadianb bangsa ,yaitu jujur,ramah,sopan dan terbuka.
2.3 Memperkuat
daya tahan dan daya saing bangsa
Globalisasi
adalah suatu hal yang tidak dapat di hindari saat ini,globalisasi pada akhinya
mempengaruhi seluruh kehidupan bangsa indonesia dalam bidang
politik,ekonomi,sosial budaya, dan pertahanan keamana.adanya borderless atau
dunia tanpa batas ini niscaya akan menghadapi indonesia sebagai suatu bangsa
.Keberadaan indonesia sebagai suatu negara telah diproklamasikan pada 17
Agustus 145,indonesia berdiri dengan perjuangan pahlawan ,mengorbankan
ribuan,bahkan jutaan nyawa manusia.Oleh sebab itu harus ada upaya untuk mempertahan kan
indonesia dalam tataran global.
Globalisasi
tidak boleh menghilangkan jiwa,semangat,karakter dan budaya
indonesia,globalisasi juga tidak perlu di takutkan yang penting adalah bagaimana kita berperan aktif dan mendapatkan
manfaat dari globalisasi.untuk dapat berperan
dan mengambil manfaat dari globaalisasi maka bangsa indonesia harus
mempunyai daya tahan dan daya saing.Daya tahan merupakan upaya untuk
mempertahan kan seluruh identitas dan karakter bangsa,sedangkan daya saing
merupakan budaya unggul ,yaitu semangat memperbaiki diri sendiri sehingga
menjadi bangsa yang kompetensi dan komitmen.Berikut ini adalah upaya daya tahan
dan daya saing,baik secara individual sebagai manusia indonesia maupun nasional
sebagai suatu bangsa.
1.
Meningkatkan
daya saing individu manusia indonesia dalam globalisasi.
Manusia merupakan satu
kesatuan yang tidak terpisahkan antara aspek jasmani dan rohani,maka
perkembangan berbagai aspek dalam diri individu agarmenjadi kompeten
/kepribadian tangguh meliputi beberapa aspek:
A.
Aspek
intelektual
kemampuan berpikir (brainpower) merupakan keunggulan
kompetitif suatu organisasi
bisnis. Ilmu pengetahuan (knowledge) digambarkan sebagai sumber
kekayaan, menggantikan tanah (dalam era pertanian tingkat lanjut), tenaga kerja (dalam era industri awal), dan modal (dalam
era industri tingkat lanjut).
B.
Aspek
kreatifitas
Kreatifitas adalah ciri-ciri khas yang dimiliki oleh individu yang menandai adanya kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang sama sekali baru atau kombinasi dari karya- karya yang
telah ada sebelumnya, menjadi sebuah karya baru yang dilakukan melalui interaksi
dengan lingkungan untuk menghadapi permasalahan, dan mencari alternatif pemecahannya.
C.
Aspek
moral dan sikap
Moral merupakan standar baik-buruk yang ditentukan bagi individu oleh
nilai-nilai sosial budaya,di mana individu sebagai anggota sosial (Rogers,
1985). Perilaku moral diperlukan demi
terwujudnya kehidupan yang damai, penuh keteraturan, ketertiban, dan
keharmonisan
D.
Aspek Bahasa
Perdagangan bebas memberi arti bahwa semua bangsa dan negara di dunia
harus terbuka dalam menerima tenaga kerja, hal ini akan mengakibatkan kompetisi
antara tenaga kerja domestik dan tenaga kerja dari negara lain. Penguasaan
bahasa asing aktif, khususnya bahasa Inggris,harus ditingkatkan, selain untuk
meningkatkan kemampuan
berkomunikasi dengan bangsa-bangsa lain, juga untuk mempercepat proses penguasaan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
E.
Motivasi
Motivasi adalah suatu proses di mana kebutuhan-kebutuhan mendorong
seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan tertentu. Kinerja (performance)
adalah hasil dari interaksi antara motivasi kerja dan kemampuan (abilities).Motivasi
ditunjukkan pula oleh kematangan pribadi. Apabila kematangan pribadi rendah,
maka motivasi rendah, dan pada gilirannya akan mengakibatkan kinerja yang rendah.
2.
Meningkatkan Daya Saing
Nasional Indonesia dalam Globalisasi
Meningkatkan
Daya Saing Nasional Indonesia dalam Globalisasi terbagi
menjadi beberapa aspek yaitu:
a.
Daya Tahan dan Daya Saing
dalam Bidang Politik
1)
Demokrasi
Apabila bangsa Indonesia tidak sungguh-sungguh
dan konsisten dalam melaksanakan semua
nilai demokrasi tersebut, maka bisa terjadi perpecahan (disintegrasi).
2) Politik Luar Negeri
Peluang politik luar negeri Indonesia adalah
dapat membuka kembali kerjasama militer,
perdagangan, pendidikan, pertukaran budaya, tenaga kerja, dan lain- lain dengan
negara barat
3)
Good Governance
Peluangnya
adalah Indonesia dapat mengikuti sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik
yang diterapkan di negara barat dengan prinsip-prinsip partisipasi,
transparansi, rule of law, responsif, equity, efektif dan efisien,
serta accountability dan vision strategis. Peluang lain adalah
dapat memperoleh dukungan ekonomi dari
negara donor seperti IMF.
b.
Daya Saing dalam Bidang
Sosial budaya
1) Teknologi Informasi dan Komunikasi
2)
Masuknya Lembaga Pendidikan Asing
3)
Budaya Hedonisme
4)
Peluang dan Ancaman Bidang Hankam dalam Era
Globalisasi
5)
Peluang dan Ancaman Bidang Hukum
c.
Meningkatkan Daya Saing
dalam Bidang Ekonomi
1)
Globalisasi dalam ekonomi telah berkembang pesat
dengan berdirinya organisasi perdagangan
dunia
2)
Data perdagangan Indonesia dilihat dari neraca
perdagangan, yaitu jumlah ekspor dan dikurangi impor, selama ini menunjukkan angka yang positif.
3)
Data
perdagangan bersih Indonesia apabila dilihat dari neraca keuangan yang meliputi
transaksi ekspor dan impor serta jasa
termasuk di dalamnya, arus modal masuk dan biaya utang ternyata negatif.
4)
Upaya meningkatkan kinerja ekonomi dari kondisi
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
globalisasi
merupaka masuknya atau meluasnya pengaruh dari suatu negara dalam pergaulan
dunia.globalisasi juga menunjukkan perubahan
besar dalam masyarakat
dunia Globalisasi
dalam bidang ekonomi juga sudah
berkembang lama,penanaman modal asing sudah banyak diindonesia.
Globalisasi
dalam politik juga memberikan pengaruh kepada Indonesia dalam rangka
demokrasi.Globalisasi melaluli berbagai media informatika yang semakin canggih
menyebabkan berbagai pesan,kreasi,peristiwa,tontonan dan pemikiran yang
berkembang serta semakin maju. Dan untuk menghadapi masalah kompleks globalisasi
diperlukan ide-ide yang kreatif.
3.2 Saran
Adapun saran yang penulis
berikan adalah sebaiknya setiap manusia
lebih kreatif dalam menghadapi arus
globalisasi agar tidak terlalu terlinggal dengan informasi dan menghadapi roda
kehidupan yang semakin canggih.
DAFTAR
PUSTAKA
Srijanti,A. Rahman.2007. Etika Berwarga negara edisi 2. Bandung;
Gramedia
Lemhanas.2001.pendididikan kewarganegaraan.Jakarta.Gramedia
Thoha,Mahmud.2002.Globalisasi.jakarta;PT.Pustaka Quantum
Suradinata,ermaya.2001.Pendidikan
kewarganegasraan.jakarta;gramedia